Moeldoko: Tapera Tak Ada Hubungan dengan Biaya Makan Gratis & IKN

6f21c1c713bfa1ce.jpg

Mantan Kepala Staf Kepresidenan, Moeldoko, menjelaskan bahwa program Tabungan Perumahan Rakyat (Tapera) tidak ada hubungannya dengan program biaya makan gratis atau Indeks Kebahagiaan Nasional (IKN). Moeldoko menegaskan bahwa Tapera adalah program yang memiliki anggaran tersendiri dan fokus pada penyediaan fasilitas perumahan bagi masyarakat.

Tapera merupakan program tabungan wajib bagi para pekerja yang bertujuan untuk menyediakan akses perumahan yang layak bagi masyarakat. Program ini memiliki regulasi yang jelas dan bertujuan untuk membantu masyarakat yang tidak memiliki akses ke perumahan yang layak serta sebagai upaya mengatasi kesenjangan sosial di Indonesia.

Moeldoko juga menegaskan bahwa program biaya makan gratis dan IKN merupakan program terpisah yang tujuannya berbeda dengan Tapera. Program biaya makan gratis adalah upaya pemerintah untuk memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak pandemi COVID-19, sedangkan IKN merupakan indeks yang mengukur tingkat kebahagiaan dan kesejahteraan masyarakat.

Dalam penjelasannya, Moeldoko juga menyoroti pentingnya memahami secara utuh setiap program pemerintah dan tidak mencampuradukkan antara program-program tersebut. Hal ini penting untuk menghindari salah persepsi dan informasi yang tidak akurat di masyarakat.

Pemerintah terus melakukan upaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui program-program yang bermanfaat. Dalam konteks ini, memahami perbedaan dan tujuan dari setiap program tersebut akan membantu masyarakat untuk memperoleh informasi yang akurat dan mendukung.

Sebagai informasi tambahan, Tapera sendiri adalah program yang diatur dalam Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2016 tentang Tabungan Perumahan, yang bertujuan untuk mendorong pembentukan Dana Tabungan Perumahan Rakyat. Program ini memberikan manfaat kepada peserta berupa dukungan pembiayaan perumahan yang terjangkau dan berkelanjutan.

Dengan demikian, program Tapera, biaya makan gratis, dan IKN merupakan program-program yang memiliki fokus dan tujuan yang berbeda. Penting bagi masyarakat untuk memahami hal ini agar informasi yang disampaikan tidak menimbulkan kebingungan atau kesalahpahaman.