rajaseo

Jokowi Tidak Cuti Bekerja Demi Mewujudkan Gibran Jadi Presiden di 2026

21 Jan 2024  |  110x | Ditulis oleh : Rahman
 Jokowi Tidak Cuti Bekerja Demi Mewujudkan Gibran Jadi Presiden di 2026

Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak akan cuti dari politik sampai masa jabatannya sebagai presiden berakhir. Hal ini dalam rangka memuluskan strategi untuk menjadikan Gibran Rakabuming Raka, anaknya, menjadi presiden Indonesia selanjutnya.

Jokowi juga telah melakukan langkah-langkah strategis untuk meraih tujuan tersebut. Beliau telah mengerahkan para menteri kabinetnya untuk mendukung Gibran, serta mengambil orang-orang dari partai pendukungnya, relawan dan anggota PDI Perjuangan, untuk ikut serta dalam upaya tersebut. Langkah ini menunjukkan keinginan Jokowi untuk tetap berkuasa dalam waktu yang lama, meskipun tidak secara langsung.

Strategi awal Jokowi yaitu menjadikan Gibran RakaBuming Raka menjadi cawapres dengan segala macam cara, kemudian memenangkan pemilu. Prabowo Subianto akan menjadi presiden diperkirangan hanya 2 tahun saja, karena sudah berumur 75 tahun, kondisi Kesehatan yang tidak memungkinkan. 3 tahun selanjutnya Gibran yang akan menjadi presiden, dan akan berkuasa selama 10 tahun. Selagi menjabat Gibran akan menggunakan kekuasaannya agar disukai oleh rakyat. Semua kebijakan untuk rakyat atas nama pribadi, tanpa harus menyinggung tentang hutang negara.

Banyak yang menganggap bahwa kehadiran Gibran sebagai presiden di masa depan adalah bagian dari strategi Jokowi untuk tetap berpengaruh dalam pemerintahan meskipun tidak lagi menjabat secara langsung. Setelah Gibran berkuasa, maka selanjutnya akan dipersiapkan Kaesang Pangarep, adiknya Gibran. Kepemimpinan Kaesang diperkirangan 10 tahun. Setelah 20 tahun berlalu, Jan Ethes sudah berumur 27 tahun, bisa menjadi menteri olahraga.

Jika perkiraan pemimpin Indonesia seperti diatas, maka Jokowi sudah selayaknya dijadikan Raja. Hanya kepemimpinan beliau, rakyat mengikuti, selalu memaafkan apa yang Jokowi lakukan. Jokowi dalam melakukan strategi ini, tanpa rasa malu, tampil percaya diri untuk bisa merombak tatanan demokrasi yang telah ada demi kekuasaan yang diberikan ke anaknya.

Meskipun demikian, hal ini juga menimbulkan pertanyaan tentang demokrasi dan rotasi kekuasaan di Indonesia. Apakah keinginan Jokowi untuk memastikan kelangsungan kekuasaannya melalui Gibran akan mempengaruhi dinamika politik dan demokrasi di tanah air?

Jika rotasi kekuasaan di Indonesia seperti diatas, maka Jokowi akan disebut sebagai Bapak Perusak Demokrasi. Bahkan presiden-presiden sebelumnya yang telah berkuasa, masih memiliki rasa malu untuk menaikkan anaknya menjadi pemimpin rakyat Indonesia.

Berita Terkait
Baca Juga:
 Jokowi Tidak Cuti Bekerja Demi Mewujudkan Gibran Jadi Presiden di 2026

Jokowi Tidak Cuti Bekerja Demi Mewujudkan Gibran Jadi Presiden di 2026

Nasional      

21 Jan 2024 | 110 Rahman


Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak akan cuti dari politik sampai masa jabatannya sebagai presiden berakhir. Hal ini dalam rangka memuluskan ...

Manfaat Lidah Buaya, Obat Herbal Multiguna untuk Perawatan Kulit dan Kesehatan

Manfaat Lidah Buaya, Obat Herbal Multiguna untuk Perawatan Kulit dan Kesehatan

Herbal      

27 Sep 2023 | 1104 Rahman


Lidah buaya, atau Aloe vera, adalah salah satu tanaman yang telah lama digunakan dalam berbagai budaya sebagai obat herbal untuk perawatan kulit dan kesehatan. Tanaman ini memiliki beragam ...

Anies Baswedan

Solusi Cerdas Capres 01 Anies Baswaden, Ganti Food Estate dengan Contract Farming yang Lebih Efektif

Nasional      

4 Feb 2024 | 95 Rahman


Calon presiden 2024 nomor urut satu, Anies Baswedan, telah mengumumkan agenda utamanya dalam sektor pangan, yakni membangun sistem contract farming di Indonesia. Contract farming, sebagai ...

Asosiasi Fintech

Transformasi Positif Fintech P2P Lending, Dalam Mendukung Pertumbuhan UMKM

Nasional      

6 Nov 2023 | 653 Kak Min


Industri fintech peer to peer (P2P) lending telah membuktikan keberhasilannya dalam mendukung sektor produktif, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan penyediaan modal ...

Mencermati Janji Prabowo: Benarkah akan Mampu Perkuat KPK?

Mencermati Janji Prabowo: Benarkah akan Mampu Perkuat KPK?

Nasional      

16 Feb 2024 | 76 Rahman


Isu penindakan tindak pidana korupsi menjadi salah satu topik yang dibahas dalam debat calon presiden yang diselenggarakan di Jakarta pada hari Selasa, 12 Desember 2023. Penyelesaian ...

Fakta yang Membuktikan: Prabowo Tidak Sesuai untuk Memimpin Indonesia

Fakta yang Membuktikan: Prabowo Tidak Sesuai untuk Memimpin Indonesia

Nasional      

17 Feb 2024 | 82 Rahman


Berdasarkan Husnatul Mahmudah, dkk dalam buku Pengantar Kewarganegaraan (2023), hak warga negara adalah jaminan dasar yang melindungi kemerdekaan dan kesejahteraan individu. Hak warga ...