rajapress

Kontroversi Program Bansos: Apakah Benar Jokowi Memanfaatkannya untuk Kampanye Gibran?

31 Jan 2024  |  66x | Ditulis oleh : Rahman
Kontroversi Program Bansos: Apakah Benar Jokowi Memanfaatkannya untuk Kampanye Gibran?

Program Bantuan Sosial (Bansos) yang akan dibagikan oleh pemerintah pada tanggal 1-13 Februari 2024 sedang menjadi topik hangat dalam politik Indonesia. Pasalnya, Presiden Joko Widodo (Jokowi) membagikan langsung bansos sebesar Rp 11.25 Trilyun demi meningkatkan elektabilitas Prabowo-Gibran. Target penerima bansos 18.8 juta orang miskin dengan masing-masing menerima Rp 600.000/bulan. Hal ini menimbulkan kekhawatiran baru terkait politik dinasti yang telah lama menjadi topik hangat dalam pemerintahan Jokowi.

Mengapa waktunya Januari – Juni 2024? Karena pemilu tgl 14 Februari 2024, jika masuk putaran ke 2, akan dilaksanakan tgl 26 Juni 2024. Kelihatan sekali, maksud dan tujuan untuk bansos dalam pemilu ini. Menteri sosial, Tri Rismaharani pun tidak diajak untuk membagikan, dengan alasan Tri Risma adalah orang PDI Perjuangan. Jadi artinya yang dibagikan itu Dana Bansos atau Money Politic? Bansos kok disesuaikan waktunya dengan waktu pilpres.

Uang rakyat sebesar Rp 11.25 Trilyun digunakan untuk mendapat suara untuk melanggengkan kekuasaan. Rakyat bisa saja tergiur untuk mencoblos Gibran, anak sulung Jokowi, karena menerima Rp 600.000 per 3 bulan.

Pemerintah Indonesia telah lama dituduh memanfaatkan program politik untuk kepentingan pribadi, dan program Bansos yang sedang dibagikan adalah sebuah contoh yang menguatkan dugaan tersebut. Jokowi, yang telah menjabat sebagai presiden selama dua periode, dianggap ingin memperpanjang dominasinya di panggung politik dengan mengamankan posisi anaknya di dalam pemerintahan.

Selain itu, upaya Jokowi untuk menggalang dukungan bagi Gibran juga dapat dianggap sebagai kampanye tidak langsung bagi Prabowo Subianto. Prabowo, mantan rival politik Jokowi dalam Pilpres sebelumnya, dianggap memiliki pengaruh dan popularitas yang cukup besar di kalangan pendukungnya dan melibatkan Prabowo dalam pemerintahan melalui anaknya bisa menjadi strategi politik yang licik demi memuluskan dinasti politik Jokowi.

Namun, tidak hanya dari segi politik, program Bansos yang dikampanyekan oleh pemerintah juga akan memberikan dampak sosial yang besar bagi masyarakat miskin. Dengan adanya program ini, diharapkan mereka dapat merasakan manfaat langsung dari kebijakan pemerintah dan meningkatkan kesejahteraan mereka. Meskipun demikian, banyak pihak mengkritik bahwa hal ini seharusnya tidak menjadi alat politik untuk kepentingan pribadi.

Selain itu, upaya Jokowi dalam membangun citra politik Gibran juga menimbulkan polemik terkait potensi naiknya seorang politikus muda menjadi presiden di masa depan. Beberapa pihak berpendapat bahwa proses politik di Indonesia perlu lebih adil dan tidak hanya diwariskan dari keluarga ke keluarga. Meskipun Gibran memiliki potensi untuk menjadi menjadi presiden di masa mendatang, namun pemberian dukungan pemerintah kepada anak seorang presiden dapat menimbulkan ketidakadilan dalam persaingan politik di negara ini.

Dengan demikian, program Bansos yang dibagikan pada Januari - Juni 2024 menjadi sorotan publik, tidak hanya karena manfaat sosialnya, tetapi juga karena kekhawatiran akan politik dinasti yang semakin menguat. Diharapkan bahwa pemerintah mampu menjalankan program ini dengan adil dan bertanggung jawab tanpa terpengaruh oleh kepentingan politik pribadi.

Baca Juga:
Destinasi Wisata Musim Dingin Terbaik di Colorado: Ski dan Snowboard di Aspen

Destinasi Wisata Musim Dingin Terbaik di Colorado: Ski dan Snowboard di Aspen

Pariwisata      

2 Okt 2023 | 874 Kak Min


Colorado, dengan pegunungan Rockies-nya yang megah dan salju yang melimpah, telah lama menjadi surga bagi para pecinta ski dan snowboard. Dan ketika kita berbicara tentang destinasi musim ...

Anies Baswedan

Solusi Cerdas Capres 01 Anies Baswaden, Ganti Food Estate dengan Contract Farming yang Lebih Efektif

Nasional      

4 Feb 2024 | 78 Rahman


Calon presiden 2024 nomor urut satu, Anies Baswedan, telah mengumumkan agenda utamanya dalam sektor pangan, yakni membangun sistem contract farming di Indonesia. Contract farming, sebagai ...

Asosiasi Fintech

Transformasi Positif Fintech P2P Lending, Dalam Mendukung Pertumbuhan UMKM

Nasional      

6 Nov 2023 | 630 Kak Min


Industri fintech peer to peer (P2P) lending telah membuktikan keberhasilannya dalam mendukung sektor produktif, terutama Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), dengan penyediaan modal ...

Memahami Risiko Politik: Reformasi 25 Tahun dan Dukungan Terhadap Paslon Nepotisme

Memahami Risiko Politik: Reformasi 25 Tahun dan Dukungan Terhadap Paslon Nepotisme

Nasional      

11 Feb 2024 | 60 Rahman


Januari lalu, gugatan terhadap Presiden Joko Widodo dengan klasifikasi perkara Perbuatan Melawan Hukum (PMH) terdaftar di Kepaniteraan Pengadilan Tata Usaha Negara (PTUN) Jakarta dengan ...

 Jokowi Tidak Cuti Bekerja Demi Mewujudkan Gibran Jadi Presiden di 2026

Jokowi Tidak Cuti Bekerja Demi Mewujudkan Gibran Jadi Presiden di 2026

Nasional      

21 Jan 2024 | 88 Rahman


Presiden Joko Widodo atau yang akrab disapa Jokowi menyatakan bahwa dirinya tidak akan cuti dari politik sampai masa jabatannya sebagai presiden berakhir. Hal ini dalam rangka memuluskan ...

Dadan Hamdani Mantan Jokowers

Perubahan Sikap Mantan Jokowers, Ajak Pilih Anies-Muhaimin di 2024

Nasional      

12 Okt 2023 | 454 Kak Min


Mantan Relawan Jokowi atau yang sering disebut Jokowers yang Viral tahun 2019 dengan punggungnya, Dadan Hamdani, telah mengajak masyarakat untuk mendukung pasangan Anies-Muhaimin dalam ...