Saat mempersiapkan diri untuk mengambil tes TOEFL, penting untuk memahami berbagai pilihan yang tersedia. Dua jenis tes yang paling umum adalah TOEFL iBT dan PBT. Dalam artikel ini, kita akan membahas perbedaan kedua jenis tes tersebut serta memberikan tips memilih tes TOEFL yang tepat untuk kebutuhan Anda.
Pertama-tama, mari kita lihat apa itu TOEFL iBT dan PBT. TOEFL iBT (Internet-based Test) adalah format tes yang dilakukan secara online, sedangkan TOEFL PBT (Paper-based Test) adalah format tes yang menggunakan kertas dan pensil. Meskipun kedua tes ini bertujuan untuk mengukur kemampuan bahasa Inggris seseorang, ada beberapa perbedaan mendasar yang perlu diperhatikan.
Perbedaan TOEFL iBT dan PBT yang pertama adalah mekanisme pengukurannya. TOEFL iBT menilai keterampilan mendengar, berbicara, membaca, dan menulis melalui berbagai aktivitas interaktif yang dilakukan secara digital. Sementara itu, TOEFL PBT lebih berfokus pada menjawab soal-soal pilihan ganda di atas kertas. Hal ini menjadikan TOEFL iBT lebih dinamis dan interaktif, sedangkan TOEFL PBT cenderung lebih tradisional.
Perbedaan lainnya terletak pada skala penilaian dan durasi tes. TOEFL iBT memiliki skor maksimum 120, dengan masing-masing bagian (mendengarkan, berbicara, membaca, dan menulis) memiliki perolehan maksimal 30 poin. Di sisi lain, TOEFL PBT memiliki skala penilaian yang berbeda dengan total skor maksimum 677. Biasanya, waktu yang diperlukan untuk mengikuti TOEFL iBT sekitar 3 jam, sementara TOEFL PBT memakan waktu sekitar 2,5 jam.
Selanjutnya, tips memilih tes TOEFL yang tepat bergantung pada beberapa faktor. Jika Anda lebih nyaman dengan teknologi dan memiliki akses internet yang baik, TOEFL iBT bisa menjadi pilihan yang lebih baik. Terlebih lagi, banyak perguruan tinggi dan institusi global yang lebih menerima hasil TOEFL iBT. Namun, jika Anda berada di daerah yang tidak memiliki fasilitas internet yang memadai, TOEFL PBT mungkin menjadi solusi yang lebih praktis.
Sebelum memilih, penting untuk mengetahui tujuan Anda mengambil tes. Jika Anda ingin mendaftar ke universitas di negara-negara berbahasa Inggris, mereka sering kali lebih menyukai skor TOEFL iBT. Sebaliknya, beberapa institusi di lokasi tertentu masih menerima TOEFL PBT. Dengan mengetahui tujuan Anda, Anda dapat lebih mudah menentukan jenis tes yang sesuai.
Kedua jenis tes ini juga memiliki struktur soal yang berbeda. Dalam TOEFL iBT, ada bagian berbicara yang mengharuskan peserta untuk merekam jawaban mereka. Sedangkan dalam TOEFL PBT, keterampilan berbicara tidak diuji secara langsung. Sebelum memutuskan, Anda perlu mempertimbangkan kelebihan dan kekurangan dari masing-masing format.
Salah satu cara terbaik untuk mempersiapkan diri adalah dengan bergabung di platform seperti tryout.id. Di sana, Anda dapat berlatih dengan soal-soal yang mirip dengan yang akan Anda temui di ujian sebenarnya, baik untuk TOEFL iBT maupun PBT. Dengan latihan yang cukup, Anda dapat meningkatkan kepercayaan diri dan hasil tes Anda.
Di atas telah dibahas berbagai perbedaan jenis tes TOEFL, seperti mekanisme, durasi, dan penilaian. Dengan memahami perbedaan TOEFL iBT dan PBT, Anda diharapkan lebih siap memilih jenis tes yang sesuai dengan kebutuhan Anda dan mencapai hasil yang diinginkan. Jangan lupa untuk memanfaatkan sumber daya yang tersedia, seperti tryout.id, untuk membantu Anda dalam mempersiapkan diri.






















